ALAN ASTRO – Lembaga Penerbangan Antariksa Amerika (NASA) akan meluncurkan wahana bernama OSIRIS-REx, untuk mempelajari asteroid, khususnya yang mendekati Bumi.

Dilansir dalam Nature World News, sebuah wahana bernama Origins, Spectral Interpretation, Resource Identification, Security, Regolith Explorer (OSIRIS-REx) akan segera diluncurkan oleh NASA pada bulan September, 2016.

Misi OSIRIS-REx adalah memetakan permukaan asteroid dan mengumpulkan sampel, untuk membawanya ke Bumi. Misi ini, dipimpin oleh Dante Lauretta, sebagai profesor ilmu keplanetan dari NASA.

Salah satu targat dari peluncuran wahana OSIRIS-REx, adalah asteroid Bennu. Bennu melintasi orbit Bumi terus-menerus setiap 6 tahun, sehingga target besar untuk misi. Pada 2035, Bennu akan melewati antara bulan dan bumi, kedekatannya berbahaya untuk planet ini.

@NASA set to unravel giant #asteroid that can hit #Earthhttps://t.co/dhWTfjVNwf— NewsX (@NewsX) August 1, 2016

Para astronom percaya, bahwa asteroid raksasa mampu melenyapkan Bumi dan menimbulkan ancaman besar bagi seperti di film Armageddon.

Bennu merupakan asteroid berdiameter sekitar 1.600 kaki, dengan kecepatan sekitar 63.000 mil per jam.

“Bennu jatuh pada batas, dalam hal ukuran. Objek ini mampu menyebabkan bencana global,” ujar Mark Bailey, profesor di Northern Ireland’s Armagh Observatory.