ALAN ASTRO – lubang hitam mungkin kosong, tetapi mereka bernyanyi. Ada sesuatu tentang lubang hitam supermasif, yang terus memukau para ilmuwan. Selain dapat menarik bahan dari lingkungan mereka, lubang hitam dapat memancarkan semburan sinar-X.

Dilansir dalam Nature World News, data terbaru yang dikumpulkan oleh NASA’s Nuclear Spectroscopic Telescope Array (NuSTAR), mulai mengidentifikasi penyumbang terbesar untuk paduan suara kosmik. Salah satunya emisi sinar X, dari lubang hitam alias Black Hole.

“Kami telah menyelesaikan hanya 2 persen, dari latar belakang energi tinggi X-ray,” ujar Fiona Harrison, peneliti utama di NASA’s Nuclear Spectroscopic Telescope Array (NuSTAR).

Penelitian ini sangat penting, dalam memahami pertumbuhan dan evolusi lubang hitam supermasif serta hubungan mereka dengan galaksi tuan rumah mereka.

Dalam pertumbuhan, gravitasi mereka tumbuh lebih intensif, dapat menarik materi menuju pusat mereka. Ketika tengah memanas, lubang hutam dapat menciptakan cahaya atau X-ray.

Berdasarkan studi, lubang hitam supermasif dengan lebih isi bahan bakar dan gas lebih mungkin untuk memancarkan sinar-X energi tinggi.

“Sebelum NuSTAR, latar belakang X-ray hanya satu blur, tanpa penyelesaian sumber,” pungkas Harrison.

Saat ini, NuSTAR membantu para astronom mempelajari “paduan suara kosmik”, bagaimana mereka berevolusi dari waktu ke waktu.