ALAN ASTRO – Gunung es berapi membantu memecahkan misteri: Mengapa kawah terbesar tampaknya hilang di permukaan planet kerdil Ceres ini?

Dilansir dalam situs SPACE.COM, Ceres merupakan anggota objek langit terbesar di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Diameternya sekitar 585 mil (940 km).

Seharusnya, planet kerdil ini memiliki banyak kawah besar. Hal tersebut, karena banyaknya meteorit yang menabrak permukaan planet kerdil. Namun, studi baru menunjukan bahwa sebagian besar dari planet ini adalah sedikit kawah besar. Kawah terbesar di planet kerdil ini hanya memiliki diameter sebesar 175 mil (280 km). Hal tersebut menunjukkan sebagai pengetahuan baru bagi para saintis.

Diinformasikan, bahwa kawah terbesar di asteroid Vesta memiliki ukuran sekitar 325 mil. Dengan demikian, tidak ada kawah terbesar di planet kerdil Ceres adalah sebuah misteri.

“Kurangnya kawah besar adalah kejutan mutlak kontras dengan asteroid lainnya, misalnya : Vesta,” ujar Simone March, sebagai ilmuwan planet di Southwest Research Institute in Boulder – Colorado.

Para ilmuwan mengusulkan, bahwa letusan cryovolcanic mungkin secara dramatis mengubah permukaan Ceres, menghapus banyak kawah.

“Ketika kami pertama kali mulai melihat gambar Ceres, kami melihat bahwa tidak ada cekungan dampak apapun, yang benar-benar besar di permukaan.” ujar David Williams, sebagai direktur Ronald Greeley Center for Planetary Studies in ASU’s School of Earth and Space Exploration.

Studi lebih lanjut, dari gambar yang dipotret oleh wahana NASA’s Dawn, mengungkapkan bahwa Ceres memang memiliki tiga depressions besar-besaran yang disebut “Planitiae”, dengan kisaran selebar 500 mil (800 kilometer). Salah satu depressions yang disebut sebagai “Vendimia Planitia”, merupakan daerah luas di utara dari Basin Kerwan – planet kerdil Ceres.

Iklan