ALAN ASTRO – Badan Antariksa Amerika (NASA) terus
memantau bumi dan benda langit lainnya dengan cara
mengambil video dan foto-foto, cara yang paling visual
mempelajari objek.

Dilansir dari Nature World News, Kamera CCD 4
Megapixel yang bernama The Earth Poluchromatic
Imaging Camera (EPIC) dan teleskop Deep Space
Climate Observatory (DSCOVR), berhasil menangkap
rekaman yang menunjukkan transit bulan langka di
Bumi, di bawah sinar matahari yang jelas.

Watch The Moon Photobomb NASA’s Spectacular
Shot Of Earth https://t.co/sdPrXzk8dM
— Weirder_News (@WeirderNews) July 12, 2016

Gambar tersebut berhasil ditangkap pada 4-5 Juli 2016
ini. Meskipun transit bulan jarang, itu merupakan kedua
kalinya difoto oleh satelit DSCOVR, yang mana
photobomb langit ditangkap sempurna dalam bingkai.

Walaupun demikian, foto pertama berhasil ditangkap
juga pada 16 Juli 2015.

“Untuk kedua kalinya dalam kehidupan DSCOVR,
bulan pindah antara pesawat ruang angkasa dan bumi,”
ujar Adam Szabo, sebagai ilmuwan proyek DSCOVR.

The DSCOVR adalah salah satu dari banyak satelit
NASA, dimana kameranya diarahkan untuk memantau
muka bumi dan matahari. Satelit ini, dirancang untuk
memantau kegiatan angin matahari secara real time.

The DSCOVR terletak pada satu juta mil jauhnya dari
Bumi. DSCOVR diposisikan pada titik lagrange dari
matahari dan Bumi. Orbitnya juga unik, ia mengikuti
orbit non-recurring yang berubah antara elips ke
lingkaran dan kemudian sebaliknya.

Dengan kemampuan DSCOVR, membantu National
Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA)
untuk memprediksi perilaku ruang cuaca dan
memberikan peringatan jika perlu.

“DSCOVR merupakan mata kita di bawah sinar
matahari, dan memberi kita peringatan dini ketika
mendeteksi lonjakan energi yang bisa memicu badai
geomagnetik ditakdirkan untuk Bumi,” ujar Dr.
Stephen Volz, sebagai Asisten Administrator untuk
NOAA.